I’m so sleepy but can’t take a nap. I’ve tried, but still I’m not asleep, so I just get back to the computer. But I’m soooooo drowsy.. my eyes hurt..
Monday, December 29, 2008
Lack of sleep
Sunday, December 28, 2008
Saturday, December 27, 2008
Health indicator
I found my tinnitus is like my health indicator. When I’m not feeling well (not getting enough sleep, too tired, kehujanan dll) the beat sounds louder. But when I’m healthier, it sounds softer. Weird, huh? But it’s funny to have health indicator like that =D
Ibuprofen
From my last visit to the doctor, I was given new medicine called Ibuprofen, it’s for regular headache (not vertigo), I usually just take paramex (paracetamol). But later I googled it and found out that Ibuprofen is milder than aspirin products. So now I use it even when I just start to headache (mild ones). Usually I wait if it’s going better or not. If it became severe then I take paramex, cause I know it’s a hard medicine so I don’t want to use it very often. But now I consume Ibuprofen everyday, since I always have this mild headache, maybe because right now I’m on holiday, and my boyfriend out of town so I have nothing to do and I just go online or watch dvds, all of that activities always make me headache!
Thursday, December 25, 2008
Anonymous
The reason why I make this blog is of course to let my emotion go.. just to express my feeling and share it. But why I don’t want to write it in my real blog is I don’t want to look whine all the time. Perhaps I just should keep it in my PC and not publish it to the world, but the truth is I want to share it with someone. So hopefully somene will accidentally stumble in this blog maybe through google or something, with that particular keyword. Maybe someone who has the same disease like me? We can support each other. I need that =P
Wednesday, December 24, 2008
Second opinion, please?
Akhirnya gue sampai di titik dimana gue udah kesel banget sama dokter-dokter ini.. argh.. tapi gimanapun they the only one I can afford.. rasanya pengen banget dapet perawatan yang lebih bagus dan dokter yang lebih kompeten tapi masalahnya kembali di duit :(.
Sekarang ini gue lagi bingung harus gimana. Gue nggak pengen dateng lagi, tapi terus gimana? Masa gue biarin aja? Kalo semuanya bertambah parah gimana? Tapi sama merekapun nggak ada kemajuan apa-apa.. malah kemunduran doang..
Tinnitus nggak sembuh, sakit kepala dan vertigo masih sering.. I can deal with it, actually. Just being haunted by the “there’s something worse behind that” and I still don’t know what is it! Argh!
Anyway, tekanan darah gue jadi rendah lagi, setelah kemaren-kemaren sempet normal. Kenapa ya?
Sunday, December 21, 2008
Take a step back and ponder
Bukannya gue ga percaya sama dokter-dokter di Indonesia.. tapi kok.. kelihatannya mereka tidak kompeten ya. Bukannya gue juga ngerasa lebih pinter dari mereka yang udah kuliah kedokteran bertahun-tahun bahkan in this case sudah menempuh bertahun ekstra untuk spesialisasi saraf, but me myself as the owner of this vessel (halah) tentunya yang paling tahu tentang keadaan badan gue sendiri bukan begitu?
Plus.. they’ve been handling a lot patients not just me.. jadinya ga kayak gue, mereka tentunya ga meluangkan waktu berjam-jam untuk meneliti gue dan mempelajari segala sesuatu.. mreka hanya meluangkan beberapa menit dengan gue.. sedangkan gue,meskipun bukan mahasiswa kedokteran dan kadang pusing sendiri sama istilah2 asing yang gue ga kenal.. tapi gue berusaha keras buat mempelajari apa yang sedang terjadi dengan badan gue ini.
Dan gue pusing aja, sama obat-obatan yang mereka kasih ke gue. Dan beberapa hal yang gue ga ngerti malah semakin gue ga ngerti abis gue googling.. like it doesn’t make sense..
Apa sebenernya yang terjadi sama gue? Hiks..
Saturday, December 20, 2008
Headache
Karena tahu pemicunya di atas, sebisa mungkin sih dihindari. Meskipun belum lapar, tapi makan harus tepat waktu.. tapi kadang-kadang masih kambuh jadi sakitnya, terutama pemicu yang susah dihindari. Dan nggak tau kenapa akhir-akhir ini, meskipun udah menghindari pemicu-pemicu itu, dan merasa semuanya baik-baik saja, tapi tetep kambuh sakit kepalanya.
Sekarang aku lagi mengonsumsi obat untuk vertigo, meskipun nggak tahu juga ampuh atau nggak karena kalau dapet vertigo emang jarang sih nggak sesering sakit kepala biasa. Dan aku bener-bener nggak tahu pemicunya apa (nggak kayak pemicu sakit kepala), suka datengnya tiba-tiba aja. Jadi susah untuk dihindari. Tapi semenjak minum obat itu kok sering ada perasaan aneh di kepala ya, seperti kesemutan dan terasa penuh.. tapi bukan pusing.. hard to explain. Aku pikir mungkin efek samping dari obat. Waktu aku ceritain ke dokter dia nggak memberi jawaban memuaskan tapi setidaknya dia nggak bilang itu efek yang berbahaya. Nggak taulah.
Be fine, my little precious head..
Thursday, December 11, 2008
I still hope I'm just dreaming
Priorities.. what priorities?
I’m losing my priorities.. academic title? working? socializing? What the use of all that.. none.. there is no use anymore..
I just want to lay myself on bed, and disappear..
exchange bodies
If I have the ability to exchange bodies, I am far more than willing to do it with you, sister. I can’t stand to see you hurt like that. I don’t mind to take your suffer.
You have always been our parents’ favorite child and I don’t mind. At all, really. Coz you’re a nice daughter and I’m the one who always got into trouble.
And you have husband and son who really loves you, and needs you. And you have a lot of workers who need you too, they will lose their job and money if you’re gone.
That’s a lot of people.
And who needs me? No one.
So let’s exchange bodies.. not really, I mean exchange disease.. hehe.. (taunya abis tukeran gue yang malah sembuh dari kanker dan kerusakan saraf otak dia malah menyebar dan makin parah dan kakak gue jadi lumpuh or something.. sama aja boong.. huhuhuhu)
Wednesday, December 10, 2008
Hit the rockbottom
I knew sooner or later this would happen. All this time I never fake a smile and pretend to be tough coz I’m tough for real.. but I know sooner or later I would break down.. but not because the problem itself (I’m still tough about that) but some things that follow, the issues I always have earlier that now I have to face once again.
I posted before that I know it’s all my fault. That it’s not fair when I don’t love them first I demand them to love me now. But I think.. apa yah.. senakal2nya anak, sedurhaka2nya anak, when they got into trouble, masa sih ga dikasih support? If they made mistake, iya pasti dimarahin dulu, tapi abis itu kan dibantuin kali. Nah gue nggak salah apa-apa.. yang ada malah lagi ‘dikasih cobaan’ kayak gini, masa sih nggak mau sayang sama gue? Pathetic me! The same issues all over again.. “kurang kasih sayang” huhuhuhu.. watirrr
For once I don’t tell my boyfriend I cried last night. Coz I know if I said “nobody loves me..” He would say “Kan ada aku..” And I don’t want that :(. Ga boleh ya gue ngelunjak masa iya yang sayang sama gue cuman satu orang.. sigh..
Tuesday, December 9, 2008
determination

This is my meal for Idul Adha.
Just a plain capcay -with low salt that made it even tasteless-. Poor me.. But not really once you have that strong determination to change, everything is easy and the food tastes delicious! Yeah actually I have no difficulties on eating healthy food (spinach, salad, broccoli, grains, soy.. YUMMY!), and I don’t like junk food (as in fast food) much, but my guilty pleasures are hawker foods like batagor, pempek, baso.. oh my.. those are hard to resist :( So yeah it needs hard work and really determined to it, and family&friends’ supports! (and I started to preach them about healthy foods :P)
“Dis-moi ce que tu manges, je te dirai ce que tu es.” said Frenchman Brillat-Sabarin, which means “Tell me what you eat and I will tell you what you are.” I agree that what you eat reflects who you are, at least reflects how far you concern about your own health and body :P
I’m not a vegetarian (or not yet?). Even my role-model, Kris Carr, turned into vegan since she’d been diagnosed by the c-word, gue nggak akan ikut-ikutan. Nggak tau kenapa dari dulu konsep vegetarian ini nggak masuk aja di hati gue. Meskipun gue penyayang binatang, tapi gue pikir ada beberapa hewan yang memang tercipta untuk diternakkan dan dikonsumsi manusia seperti ayam, kambing, sapi, ikan dll. Asal nggak disiksa aja. Dan kalo soal sehat, gue merasa masih membutuhkan protein hewani coz they’re not all bad. Harus picky aja mana yang bagus mana yang jelek, dan yang paling penting nggak kebanyakan! Porsinya dikit aja, lebih banyakin sayur buah kacang2an dan protein nabati lainnya. At least I’ve turned from 75% meat 25% veggies to vice versa. Lumayanlah, pelan2 :P. Dan syukurnya gue emang suka, bukan karna kepaksa.
And this is my desserts :P
Wednesday, December 3, 2008
I’m not sick, I’m just damaged
“You look pretty for a sick girl,” he said when he accompanied me for my weekly visit to hospital.
“That’s because I’m not sick. I’m just.. err.. damaged. You know, if I were a machine, one of my wires is being cutoff, KONSLET you know konslet?”
“So what are you? Human or machine?”
“Yeah yeah.. I know. I should ask the doctors what the medical name for this. It’s kinda strange to explain to people, like yesterday I met a friend and we chatted and she asked me what’s my disease and I told her the cut-off wire thing like I’m some kind of robot.. hahaha.. I should’ve known the medical name, you know something sound cool and sophisticated disease like Spinocerebellar Atrophy or Cerebellar Hemorrhage.. So if people ask me they will said ‘whoaa! That’s cool!’”
“That’s not cool, Dev.. That’s scary. You’re crazy!”
“I know.”
“So.. can the ‘wire’ thing can be replaced, or fixed, or something?”
“I’m afraid not. What I can do is just to prevent another wire from being damage too. By changing my lifestyle.”
“Or else?”
“Or else.. you don’t wanna know.”
“What is it?”
“You know what the worst part it?”
”What?”
“Not be able to remember you.”
“Really?”
“Don’t worry. I will not make that happen. I’m taking care all of the wires remains. That would make a good movie thou, I don’t remember you but we still love eachother, you know like in that Korean movie.. maybe they would make us a movie and I’d being played by BCL and you’d being played by Desta!”
“You’re crazy.”
“I know.”
Tuesday, November 25, 2008
klarifikasi
Ya ampuuun kok aku lupa ya belum klarifikasi padahal udah lama. Ehe.
Jadi gini, beberapa minggu yang lalu kan aku posting kalau aku mengalami gangguan telinga called tinnitus. Tinnitus banyak macemnya, and mine is pulsatile tinnitus yaitu berdentum mengikuti suara detak jantung/denyut nadi. Jadi kesannya I can hear my heartbeat loud and clear (lama-lama setelah terbiasa lucu juga sih, bisa denger suara itu makin kenceng kalo abis olahraga ato lagi deg-degan ketemu cowok ganteng halahhhhhhhhhh, trus kalo aku bilang sama pacar “baguslah aku jadi nggak pernah ngerasa kesepian..” huehuehe).
Tinnitus ini bukanlah suatu penyakit melainkan gejala dari penyakit lain. Dan apakah si penyakit itu penyebabnya bisa 1001 macem, bisa sekecil “cuman” pilek sampai ke darah tinggi, sampai ke adanya tumor di dalam kepala deket gendang telinga bernama acoustic neuroma. Pinter yah gue, ya iyalah.. tiap hari bolak balik RS :P Jadi buat ngobatinnya perlu dicari dulu penyebabnya apa, baru ngobatin penyebabnya itu. Kalo si penyebabnya udah diobatin, si gejalanya bisa ilang sendiri, bisa juga menetap sampe seumur idup (just deal with it uhuu).
Nah yang mau aku klarifikasi adalah dulu aku bilang ada kemungkinan gara-gara keseringan pake earphone. Tapi waktu itu aku juga bilang sih ini cuman dugaan aku aja. Ehe. Tapi sebenernya salah sih karena tinnitus aku disebabkan hal lain.
Yah namanya juga orang kena sesuatu pasti cari alesan logis kenapa nihhhh. It’s like, “WHAT DID I DO WRONG?”. Rasanya nggak adil aja kalo lo tiba-tiba sakit sesuatu padahal lo nggak salah apa-apa, lo udah berusaha hidup sesehat mungkin blah blah blah.. Misalnya temen aku pita suaranya rusak karena keseringan ngerokok. Nah itu kan salah sendiri. Apalagi kalo kena penyakitnya ternyata genetis ih kesel ga sih lo. Hehe. Jadi waktu itu aku nganggepnya salah yang aku perbuat pada telinga aku ya si earphone itu. Ehe.
Tapi meskipun bukan itu gara-garanya, karena emang banyak penelitian yang bilang keseringan pake earphone itu nggak baik, ya sekedar hati-hati dan mulai sekarang mengurangi frekuensi pemakaian, nggak ada salahnya juga sih ya :D.
Sekian pelajaran kedokteran hari ini, keep healthy guys :D
Wednesday, November 19, 2008
I’m easily bruised..
Monday, November 17, 2008
How deep is your love?
Untuk selalu saling mencintai di saat susah ataupun senang, sehat ataupun sakit, kaya ataupun miskin..
Dibutuhkan kekuatan dan kedalaman cinta yang luar biasa untuk bisa bersama-sama mengarungi hidup dan semua cobaannya (halaaah). And I think that’s why many marriages don’t work. Karena dari awal tidak siap untuk menghadapi segala cobaan. Cuman tau seneng-senengnya aja. Cinta karena kebaikan-kebaikannya aja, tapi nggak siap buat kekurangannya (atau selama pacaran masih jaim).
Aku sih ngerasa cinta aku dan si pacar udah cukup kuat, tapi kejadian-kejadian belakangan ini bikin kita sadar buat ke depannya mungkin masih banyak aral melintang. Tapi ya udahlah berdoa aja semoga nggak ada yang aneh-aneh kejadian sama kita dan kita juga cukup kuat ngejalanin semuanya amin. Selama ini juga kita bukan pacaran yang seneng-seneng doang makan nonton dan splurging-splurging, tapi bener-bener yang dalam suka dan duka kalo kata Siti Nurhaliza mah “Panas terik hujan badai kita kan selalu bersama” huhuhu. Kalo kata temen aku “Males ah pacaran buang-buang duit” tapi aku mah pacaran sama dia teh seringnya nyari duit bareng, ihihi.
Yeah so I guess our love is deep enough.. That’s why aku langsung nangis pas minggu lalu nyokap bilang “Jangan kasihtau pacar kamu ya. Nanti dia nggak maueun lagi sama kamu!”. WHAT??? Asli, I thought that was the dumbest thing I’ve ever heard! Kok nyokap aku bisa dangkal banget gitu?? Terus sambil nangis-nangis aku telpon pacar dan dia juga marah-marah dan dia nggak mungkinlah ninggalin aku justru di saat aku kayak gini dan butuh dia.. Yeah I thought so :P
Tapiii, aku sadar sih. Nyokap aku kan nggak tau seberapa dalem cinta kami berdua (halah), dia kan tau aku pacaran tapi ya udah that’s it. Dia juga nggak (terlalu) tahu kalo pacar aku itu baeeeeeeeeeeeeeknya luar biasa. Mungkin aja kan aku pacaran tapi si cowoknya nggak bener dan cuman pengen seneng-senengnya aja, pengen bodynya doang (hahahah) dan di saat aku lagi susah dia ninggalin aku. Mungkin aja looh itu terjadi.
Karena aku baru sadar cari orang yang mau bersama di saat duka itu ternyata nggak gampang. Nggak segampang kalo dalam keadaan seneng doang. Jangankan pacar atau pasangan hidup yang harus terus-terusan jagain seumur-umur.. cari temen yang bisa selalu bersama dalam suka dan duka aja susah.. ternyata ya bo.. Nyari temen yang mau nganterin ke rumah sakit aja nggak segampang nyari temen buat diajak shopping dan makan2 dan nonton (apalagi kalo diiming-imingin “gue yang bayarin deeeh” hahaha).
Makanya sekarang aku bersyukur banget punya pacar yang anjir baeknya parah edan. Dan tentunya kalian yang memberikan support di dunia maya. I LOVE YOU ALL GUYS.. I promise to always be there anytime you need me! And give anything you want (tapi kalo gue mampu ya boo huhuhu).
Balik ke soal pacar, kemaren2 ini temen aku ada yang keguguran. Sedih ya :(. Tapi aku udah sering ngomongin soal anak sama si pacar. Dan kebetulan kita berdua sepikiran kalo kita nggak terlalu children-minded sih, nggak terlalu terobsesi pengen punya anak. Kalau dikasih syukur kalau nggak juga nggak apa-apa. Toh masih banyak anak kurang beruntung di luar sana yang bisa diadopsi.
Nah tapi, ternyata setelah keguguran itu si temen aku ada masalah apalah aku nggak terlalu ngerti teknis medisnya, yang jelas dia harus dikuret.. lalu.. dia nggak boleh punya anak dulu selama setahun.. dan.. nggak boleh berhubungan suami istri (halah bahasanya) dulu selama setahun.. boooooooo itu berat juga ya f^^. Yang aku langsung pikirin adalah, si suami temen aku itu kuat nggak ya? Dan mikir juga.. seandainya hal itu kejadian sama aku (*knock on wood) si dia kuat nggak ya?
Dan jawaban dia adalah, “Ya jajan aja di luar!” heuuuuuuuuu plakk! Becanda sih jawabnya, dan kata dia udah ah jangan mikir aneh-aneh. Hii ngeri ya. But I have a lot of faith in him.
Semoga kita semua selalu berada dalam perlindungan-Nya :)
Thursday, November 6, 2008
Well, why not me?
Cheers!
p.s. Thank you all for being such a caring friends. Yes, you :)
Monday, November 3, 2008
orang miskin dilarang sakit T_T
Tadi kunjungan ketiga kalinya ke spesialis THT (tambah kunjungan pertama ke dokter umum, jadi total udah 4 kali bolak balik), dianter sama temen. Flashback dulu. Udah sebulan ini there’s something wrong with my right ear, berdentum2 terus (seperti suara degup jantung). Awalnya ga begitu ganggu karna cuman kedengeran kalo sepi (di kamar sendiri, kalo mau tidur) dan jadi bahan becandaan doang sama temen2 plurk kalo aku bakal bisa denger pikiran orang seperti Matt Parkman. Hoho. Tapi lama2 ngeri takut ada apa2 juga ya bo, akhirnya ke dokter.
Ya udah cek cek cek cek.. dikasih rujukan ke THT, disedot takutnya dari kotoran telinga, tapi ternyata bukan, karna pendengaran juga masih normal (ga budek), trus tes audiometri (ini susah jelasinnya pokonya gitu deh, ga sakit ko), keliatan hasilnya emang telinga kanan terganggu (ya elah udah tau dari jaman kapan). Dikasih obat.
Tadi kesana dikontrol lagi dan dikasih obat laen yg harganya jauh banget lebih mahal. Awas ya kalo belom sembuh. Huuuw. Mudah2an udah deh ini yang terakhir. Kalo belom sembuh juga stelah obatnya habis, harus balik lagi kesana untuk di ctscan,
dengan kemungkinan terburuk : ada tumor pembuluh darah. Hueeeeeeeeeeee.. astagfirullah jangan sampeeeee dong.. T_T
Tapi katanya sih dari “penampakan luar” aku yang baik-baik saja (pendengaran bagus, tensi bagus, dll) sepertinya ga akan separah itu. Mudah-mudahan mudah-mudahan mudah-mudahan. Hmph.
Oya, penyebabnya apa? Dokter nanya-nanya aku :
1. Tinggal di daerah bising (misal: sisi rel kereta) ? hmmm.. Ngga tuh Dok!
2. Sering berenang? Ngga juga..
3. Pernah ditampar? (buset) ngga..
4. Lagi pilek? Ya sih..
Kemungkinan karena pilek kemaren. Tapi terus aku nanya “Mungkin nggak gara-gara keseringan pake earphone?” O iya bisa juga tuh kata dia, siaaaaaaaaaaaaaaaaaaaal.. aku emang sering banget pake earphone.. hampir setiap saat.. Damn! Aku dan earphone sudah tidak bisa dipisahkan.. Katanya emang ga boleh. Nggak baik buat gendang telinga terus menerus diterpa “noise”. Sial T_T. Yah ini adalah asumsi sementara.
Mohon doanya ya teman-teman T_T

